jasa Borhole Camera & Pumping Test Kediri
JASA BORHOLE CAMERA & PUMPING TEST KEDIRI
Anda sedang mencari Jasa Borhole kamera | Pumping test Kediri ? Kami melayani jasa Borehole Camera & Pumping Teast untuk inspeksi
sumur dalam, Borehole
Camera yang kami gunakan adalah Borehole Camera dengan system dua kamera
dengan tampilan bawah dan samping, untuk menangkap gambar secara maks Jasa Borhole camera & Pumping test Kediriimal.
Adapun peralatan yang digunakan Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri sebagai berikut:
- Sebuah alat rekam DVRC 200 WP
- 1 unit camera high pressure
- 1 gulung kabel dengan panjang minimal 200 meter
- 1 buah roller kabel
persiapan dilapangan tim kami akan merakit Alat-alat tersebut,kemudian diterjunkan ke dalam lubang sumur bor. Setelahnya, dari layar
monitor kita dapat memantau data-data yang ditampilkan
Tujuan dan Fungsi Inspeksi Sumur Bor dengan Borehole Camera Monitoring / Scanning
– Menyelidiki dengan foto dan video kondisi dalam sumur pengeboran
– Scanning casing inklinometer untuk geoteknik
– Penyelidikan konstruksi dan fungsi lubang sumur bor air tanah
– Monitoring lumpur pada casing dan saringan (screen) pada pipa
– Laporan Hasil Penyelidikan Konstruksi Sumur Menggunakan
– Verifikasi ketinggian muka air tanah dan untuk pemantauan sumur bor air tanah
– Investigasi geologi downhole dan karakteristik batuan
kami menggunakan alat Jasa Bore Hole Camera yang antara lain :
Lalu apa saja alat yang diperlukan dalam Borehole camera? Adapun alat yang pada umumnya dibutuhkan berupa:
Unit ini beresolusi High Quality 1024×768

CAMERA
- 2,5” stainless steel casing
- Waterproof IP68 operating depth 50 bars (725 PSI) dual camera down and side
- Pan 360o rotate endless view 120o
- 12 pcs high light LED
- Camera weight 4,0 kg
ELECTRICAL POWER WINCH
- Winding speed 0 – 20 m/min
- Cable speed adjustable
- Ø 11mm twisted pair cable up to 300 meter
- On screen depth encoder
CONTROL UNIT
- 10” industrial monitor display 4:3 resolution 1024×768
- Adjusting speed
- Generate Text for analisis
Keuntungan memakai Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri:
- Tim yang bekerja sangat profesional
- Legalitas resmi perusahaan
- Biaya Survey Ekonomis
- Pengalaman +10 Tahun
Pumping Test Sumur Bor
Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri_ Kami Melayani jasa pumping test untuk untuk izin sumur baru atau
perpanjangan SIPA deep well (sumur bor)

Apa Pumping test itu ? Pumping test adalah suatu proses
mengukur debit air yang bergerak dengan melihat alirannya menggunakan metode
pengukuran benda apung dan alat ukur lainnya, tergantung dari kondisi real di
lapangan. ( Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri)
Kegiatan pumping test adalah membandingkan antara turunnya permukaan air pada saat dilakukan pumping test dengan kenaikan
permukaan air saat proses recovery dalam waktu yang sama.
Dengan cara mengalikan Hasil dari debit air diperoleh rerata tinggi permukaan air saat recovery dengan kenaikan air disaat pompa
dimatikan.
Ada beberapa standar/ukuran menggunakan Pumping Test & Borehole Camera di Kota Kediri.
Antara lain yaitu Transmissivity (T), Stratativity (S), Permeability (K) dan Specific Capacity (Sc), berikut detailnya:
- Transmissivity merupakan ukuran untuk melihat seberapa cepat aquifer bisa meloloskan air.
- Startactivity ialah besaran air yang bisa diakses oleh aquifer yang akan dibagi oleh perubahan permukaan air dalam tanah.
- Permeability adalah besarnya kemampuan fluida yang mengalir melewati media yang berpori.
Specific Capacity adalah besaran debit air yang bisa diakses aquifer per transmissivity-nya. Ini dibagi oleh perubahan permukaan air di dalam akuifer ( Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri)
Metode kami gunakan standar pumping test :
- Continuous rate (debit menerus) Dengan cara memompa terus menerus dan sampai diketahui stabil di kedalaman berapa permukaan air tersebut.
- Step drawdown test (debit bertahap) Hantush-Bierchenk SNI-8061:2015 dengan cara hidupkan pompa dan valve dibagi 3(tiga) bagian ( Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri)
Tujuan dari Pumping tes adalah Untuk mengetahui :
- Muka air tanah statis
- Muka air tanah dinamis
- Debit aman pengambilan air
- Debit maksimum pengambilan
air - Evaluasi konstruksi sumur
- Efisiensi sumur
- Aquifer loss
- Well loss
- Specific capacity
- Factor development
- ( Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri)
Jasa Borhole camera & Pumping test Kediri Mencakup wilayah seluruh Indonesia

Sejarah Kediri
Kediri berasal dari kata “DIRI” yang berarti Adeg, Angdhiri, menghadiri atau menjadi Raja (bahasa Jawa Jumenengan). Untuk itu dapat kita baca pada prasasti “WANUA” tahun 830 saka, yang diantaranya berbunyi : ” Ing Saka 706 cetra nasa danami sakla pa ka sa wara, angdhiri rake panaraban”, artinya : pada tahun saka 706 atau 734 Masehi, bertahta Raja Pake Panaraban.Nama Kediri banyak terdapat pada kesusatraan Kuno yang berbahasa
Jawa Kuno seperti : Kitab Samaradana, Pararaton, Negara Kertagama dan Kitab Calon Arang.Demikian pula pada beberapa prasasti yang menyebutkan nama Kediri seperti : Prasasti Ceber, berangka tahun 1109 saka yang terletak di Desa Ceker, sekarang Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo.
Dalam prasasti ini menyebutkan, karena penduduk Ceker berjasa kepada Raja, maka mereka memperoleh hadiah, “Tanah Perdikan”.Dalam prasasti itu tertulis “Sri Maharaja Masuk Ri Siminaninaring Bhuwi Kadiri” artinya raja telah kembali kesimanya, atau harapannya di Bhumi Kadiri.Prasasti Kamulan di Desa Kamulan Kabupaten Trenggalek yang berangkat tahun 1116 saka, tepatnya menurut Damais tanggal 31 Agustus 1194.
Pada prasasti itu juga menyebutkan nama, Kediri, yang diserang oleh raja dari kerajaan sebelah timur.”Aka ni satru wadwa kala sangke purnowo”, sehingga raja meninggalkan istananya di Katangkatang (“tatkala nin kentar sangke kadetwan ring katang-katang deni nkir malr yatik kaprabon sri maharaja siniwi ring bhumi kadiri”).Menurut bapak MM. Sukarto Kartoatmojo menyebutkan bahwa “hari jadi Kediri” muncul pertama kalinya bersumber dari tiga buah prasasti Harinjing A-B-C, namun pendapat beliau, nama Kadiri yang paling tepat dimuculkan pada ketiga prasasti.
Alasannya Prasti Harinjing A tanggal 25 Maret 804 masehi, dinilai usianya lebih tua dari pada kedua prasasti B dan C, yakni tanggal 19 September 921 dan tanggal 7 Juni 1015 Masehi.Dilihat dari ketiga tanggal tersebut menyebutkan nama Kediri ditetapkan tanggal 25 Maret 804 M. Tatkala Bagawantabhari memperoleh anugerah tanah perdikan dari Raja Rake Layang Dyah Tulodong yang tertulis di ketiga prasasti Harinjing.
Nama Kediri semula kecil lalu berkembang menjadi nama Kerajaan Panjalu yang besar dan sejarahnya terkenal hingga sekarang.Selanjutnya ditetapkan surat Keputusan Bupati Kepada Derah Tingkat II Kediri tanggal 22 Januari 1985 nomor 82 tahun 1985 tentang hari jadi Kediri, yang pasal 1 berbunyi ” Tanggal 25 Maret 804 Masehi ditetapkan menjadi Hari Jadi Kediri
Kantor wilayah Jawa Timur :
Jl raya Tembelang Jombang Jawa Timur | 081283140008
